Cari

Listing Besok, Simak Profil Oscar Living Emiten ke-20 di 2022

https://www.cnbcindonesia.com/market/20220516102416-17-339306/listing-besok-simak-profil-oscar-living-emiten-ke-20-di-2022


Jakarta, CNBC Indonesia - Usai long weekend, perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia akan dibuka oleh PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk (OLIV) dalam rangka pencatatan saham dan waran OLIV di papan akselerasi BEI.


OLIV, produsen furniture Oscar Living, akan menjadi perusahaan tercatat ke-20 yang tercatat di BEI pada tahun 2022.


OLIV bergerak pada sektor consumer cyclicals dengan sub sektor household goods. Adapun Industri dari OLIV adalah Household Goods dengan sub industri Home Furnishings.

"Harga penawaran OLIV adalah senilai Rp 100 per lembar saham dengan jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 1.900.000.000 lembar saham, sehingga kapitalisasi pasarnya adalah senilai Rp 190 miliar," ungkap keterbukaan informasi, Senin (16/5/2022).

Oscar Living menawarkan sebanyak 400.000.000 saham baru atau setara sebanyak-banyaknya 21,10% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah penawaran umum, yang merupakan saham baru yang dikeluarkan dari portepel Perseroan dengan nilai nominal Rp 10 setiap saham.

Selain itu, akan dicatatkan pula Waran OLIV dengan kode OLIV-W. Exercise price dari OLIV-W adalah senilai Rp 120.


Sesudah IPO, sebanyak 71,84% saham perseroan dimiliki oleh Hendro Jap, sebanyak 7,11% dimiliki Hioe Mie Tjen, dan sebanyak 21,05% dimiliki oleh masyarakat.


Sebelumnya Oscar Living menjelaskan kalau dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan oleh Perseroan sebagai berikut:


-Sekitar 11,78% akan digunakan oleh Perseroan untuk belanja modal terkait renovasi Gudang dan memperkuat jaringan perdagangan produk-produk furnitur dengan menambah armada own-fleet berupa truk. Adapun saat prospektus ini diterbitkan, Perseroan masih dalam tahap penjajakan bagi pihak yang akan ditunjuk sebagai lawan transaksi dengan Perseroan. Perseroan memperkirakan jangka waktu pelaksanaan penggunaan dana sekitar 2 tahun.


-Sekitar 88,22% akan digunakan oleh Perseroan untuk modal kerja dalam bentuk pembelian persediaan, gaji karyawan, serta kegiatan pemasaran. Penggunaan dana Penawaran Umum ini juga meliputi penyewaan gudang-gudang baru. Adapun saat prospektus ini diterbitkan, Perseroan masih dalam tahap penjajakan beberapa pilihan lokasi gudang baru tersebut, di mana lokasi gudang baru tersebut akan bertempat di berbagai kota di Indonesia.


"Sedangkan dana yang diperoleh Perseroan dari pelaksanaan Waran Seri I, akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja dalam bentuk pembelian persediaan, gaji karyawan, serta kegiatan pemasaran," tulis prospektus.

2 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua